Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Tampilkan postingan dengan label robotika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label robotika. Tampilkan semua postingan

Manfaat belajar Robotika bagi anak dan tujuan masa depannya


Teknologi kini tak lagi awam bagi masyarakat. Hampir setiap hari masyarakat dihadapkan dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat. Mulai dari gadget seperti handphone dan laptop sampai dengan mesin cerdas yang dapat meringankan kerja manusia yang kita sebut dengan robot. Robot merupakan suatu perangkat mekanik yang digunakan untuk melaksanakan suatu pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh manusia. Robot juga dilengkapi perangkat mesin atau komputer baik sederhana maupun kompleks yang mampu mengatur gerakannya.
 
Sebagian besar masyarakat umum di Indonesia masih beranggapan bahwa robot itu selalu berbentuk layaknya manusia (Type Humanoid). Tidak ada klasifikasi atau penggolongan khusus dalam dunia robot . Hanya saja secara umum robot dibedakan berdasarkan beberapa unsur. Seperti dilihat dari ukuran, alat gerak dan fungsinya. Jika dilihat dari ukurannya, robot ada yang kecil dan ada juga yang besar. Apabila ditinjau dari alat geraknya, ada robot yang berkaki dan ada juga yang beroda. Unsur yang paling penting adalah dari segi fungsi dan kegunaan robot itu sendiri. “Tujuan dan fungsi dari robot itu sendiri pun beragam, ada robot untuk dunia industri, kesehatan, memadamkan api dan lain-lain”,

Manfaat mempelajari ilmu robotika jelas akan sangat menguntungkan bagi anak. Alasannya, dengan belajar ilmu robotika seorang anak dapat:

1.   Pembelajaran robotika juga merangsang otak anak untuk berpikir sistematis dan cara berpikir yang terstruktur sehingga dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan akurat. Serta membantu meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak.
2.   Mengasah keterampilan anak dalam hal mendesain sebuah robot, karena dibutuhkan kreativitas dan daya imajinasi yang tinggi untuk dapat membuat sebuah robot menjadi bentuk yang diinginkan.
3. Melatih kerjasama pada anak dan meningkatkan kepercayaan diri untuk menginspirasikan pendapatnya, menerima dan menghargai pendapat orang lain serta berani menyatakan atau menampilkan ide kreatifnya dengan bebas.
4.     Melatih kesabaran dan ketekunan dalam membuat suatu projek. 

Dalam ilmu robotika terdapat beberapa bidang mata pelajaran seperti matematika, science dan teknologi, fisika dan desain. Ditambah Mekanika, Elektornika, Komputer Pemrograman.

Korelasi dengan pelajaran Matematika :
1.      Menggunakan sistem bilangan dan bentuk persamaan atau perbandingan untuk menyajikan kondisi kondisi tertentu.
2.      Menghitung, mengukur dan mengestimasi untuk menyelesaikan suatu masalah.
3.      Penerapan konsep dasar dari aljabar, geometri, teori kemungkinan (probabilitas) dan statistic.

Korelasi dengan pelajaran Science dan Teknologi :
1.      Pengetahuan tentang sistem robotika.
2.      Pengetahuan fungsi-fungsi sensor dan motor.
3.      Penerapan kemampuan Komputer dan bahasa pemrogramman.

Korelasi dengan pelajaran Fisika :
1.      Penerapan rumus kecepatan, percepatan, gaya dan beban.
2.      Pengetahuan dalam bidang mekanik elektornik.


       Dunia kerja saat ini menuntut para pelakunya memiliki wawasan luas dan fleksibitas
tinggi. Hal ini dimaksudkan agar dapat mengikuti dan beradaptasi dengan perubahan informasi dan perkembangan teknologi yang cepat di dalam era globalisasi. Kondisi seperti ini menuntut pelaku pendidikan khususnya perguruan tinggi di Indonesia sebagai penyuplai tenaga kerja tidak hanya memfokuskan diri pada pengembangan hardskill – berupa pengetahuan praktis yang lebih bersifat ilmiah dan teoritis – tapi juga harus memberi porsi pada softskill yang menjadi penunjang proses berpikir dan berperilaku seseorang.

Teknologi yang berkembang demikian cepat, juga membantu percepatan angka pengangguran. mengapa? karena sudah banyak perusahaan yang menggunakan alat bantu teknologi seperti robot, sehingga pekerjaan menjadi praktis dan efisien.tidak lagi banyak membutuhkan tenaga manusia tetapi digantikan oleh robot-robot yang lebih akurat dengan tingkat ketelitian yang tinggi dan tentu saja tidak membutuhkan Upah. Terkecuali pekerjaan tradisional masih tetap mengandalkan tenaga manusia. Dalam dunia pendidikan, perguruan tinggi yang menerapkan system ini misalnya Jurusan Teknik elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Komputer kian berlomba-lomba untuk memenuhi standar sumber daya manusia yang handal dalam dunia industri yang semakin canggih ini.

Apa sih Robot itu ?


Pengertian Robot
Robot berasal dari kata “robota” yang dalam bahasa Ceko yang berarti budak, pekerja atau kuli. Pertama kali kata “robota” diperkenalkan oleh Karel Capek dalam sebuah pentas sandiwara pada tahun 1921 yang berjudul RUR (Rossum’s Universal Robot). 

Istilah “robot” ini kemudian mulai terkenal dan digunakan untuk menggantikan istilah yang dikenal saat itu, yaitu automaton.

Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidaklah dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot.
Untuk memahami pengertian robot kita coba untuk menelusuri pengertian robot dari beberapa sumber. Pada kamus Webster pengertian robot adalah :

An automatic device that performs function ordinarily ascribed to human beings”

Dari kamus Oxford diperoleh pengertian robot adalah :

A machine capable of carrying out a complex series of actions automatically, especially one programmed by a computer.

Pengertian dari Webster mengacu pada pemahaman banyak orang bahwa robot melakukan tugas manusia, sedangkan pengertian dari Oxford lebih umum. Beberapa organisasi di bidang robot membuat definisi tersendiri. Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai:

A reprogammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variable programmed motions for the performance of a variety of tasks”.

  
International Standard Organization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai :

An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications”.

Dari beberapa definisi di atas, kata kunci yang ada yang dapat menerangkan pengertian robot adalah:
  1. dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalti sensor)
  2. dapat diprogram,
  3. dapat melaksanakan beberapa tugas yang berbeda
  4. bekerja secara otomatis
  5. cerdas (intelligent)
  6. digunakan di industri


    Sebetulnya anatomh robot yang mirip dengan manusia dari segi fungsinya. Ekivalensi komponen robot dengan anggota tubuh manusia apat dilihat pada Tabel Ekivalensi komponen robot dengan anggota tubuh manusia.

Ekivalensi komponen robot dengan anggota tubuh manusia
Robot
Manusia
Sensor
Panca indra
Aktuator
Otot
Catu daya
Sistem pencernaan
Sistem komunikasi
Mulut dan telinga
Sistem pemindah
Kaki
Manipulator/end effector
Lengan/tangan
Rangka
Tulang
Kontroler
Otak
Program
Pikiran

Sensor adalah peranti untuk menerima suatu besaran/sinyal fisik yang kemudian meneruskannya ke kontroler. Terdapat dua jenis sensor pada robot, yaitu sensor internal yang menerima informasi dari bagian robot dan sensor eksternal yang menerima informasi dari lingkungan di luar robot. Contoh dari sensor internal adalah sensor kecepatan atau torsi motor, sedangkan contoh sensor eksternal adalah sensor cahaya, temperatur, suara, tekanan, vision, dan sensor-sensor lainnya.

Aktuator adalah peranti yang menghasilkan gerakan pada robot. Motor listrik, pneumatika, dan hidrolika adalah contoh dari aktuator. Selain output gerakan, pada suatu robot sering kali diperlukan output dalam bentuk lain, misalnya display untuk menampilkan keadaan sensor ataupun aktuator. Display dapat berupa LED, seven segment, ataupun LCD.

Robot memerlukan catu daya sebagai sumber tegangan untuk seluruh rangkaian elektronik yang terdapat di dalamnya. Catu daya dapat berupa batere, aki, listrik AC (via adaptor), dan sel surya.

Kontroler adalah peranti yang berfungsi untuk mengolah informasi yang diberikan sensor dan kemudian memberikan perintah kepada aktuator untuk melakukan hal tertentu. Misalnya pada suatu robot pencari cahaya, maka jika terdapat cahaya sensor akan memberikan informasi kepada kontroler yang kemudian akan memerintahkan kepada aktuator untuk bergerak mendekati arah cahaya. Kebanyakan kontroler yang digunakan pada robot adalah peranti digital yang dapat diprogram (atau secara umum disebut komputer) karena alasan fleksibilitas. Banyak peranti yang dapat dijadikan kontroler robot, seperti PC, mikrokontroler, PLC serta kontroler digital lainnya (misal FPGA), namun yang paling banyak dipakai (terutama untuk mobile robot) adalah mikrokontroler.

Selain bekerja secara mandiri, suatu robot sering kali dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan manusia, suatu pusat kendali ataupun robot lainnya. Komunikasi dapat dilakukan melalui kabel, biasanya menggunakan komunikasi serial (RS232/485), ataupun tanpa kabel (wireless). Komunikasi tanpa kabel dapat memanfaatkan gelombang radio, transmisi inframerah atau yang terbaru menggunakan teknologi blue tooth.

Dalam melaksanakan tugasnya robot sering kali perlu untuk berpindah tempat. Untuk itu diperlukan suatu sistem pemindah (locomotion system). Terdapat banyak variasi sistem pemindah, namun pada pada dasarnya semua menggunakan salah satu dari roda, rantai (track), atau kaki dengan jumlah kaki 2, 4, ataupun 6. Robot dengan dua kaki disebut sebagai biped. Robot industri pada umumnya hanya berupa lengan robot yang bersifat statis sehingga tidak memerlukan sistem pemindah ini.

Untuk memanipulasi obyek lain digunakan manipulator. Proses manipulasi ini dapat berupa pengangkatan, pemindahan, atau pengubahan orientasi dari suatu obyek. Untuk robot industri menipulasi berarti pelaksanaan tugas spesifik menggunakan peralatan khusus, misalnya pengelasan, pengecatan, penanganan material, perakitan, inspeksi, dan lain-lain. Ujung dari manipulator tempat terdapat peralatan secara umum disebut sebagai end-effector atau jika digunakan sebagai pencekam/pemegang secara khusus disebut gripper.

Rangka adalah tempat/wadah dari seluruh komponen robot terpasang. Bermacam-macam material dapat digunakan sebagai rangka, di antaranya plastik, kayu, ataupun logam.

Selain komponen berupa perangk`t keras, robot juga memerlukan perangkat lunak berupa program. Bahasa pemrograman yang dipergunakan bermacam-macam dari bahasa pemrograman tingkat menengah (assembly), bahasa pemrograman tingkat tinggi (Basic, C, Java), hingga bahasa pemrograman visual (misalnya Microsoft Robotics, Robotic Invention System dari Lego, dan GUI-bot dari Parallax).

Robot Laba-laba

 

Laba-laba besar jenis Tarantula adalah karnivora pemangsa tikus. Wah mendengarnya saja sudah merinding. Tapi ini hanya sebuah robot yang dirancang mirip dengan hewan melata laba-laba.
Robot ini salah satu robot cerdas Indonesia.

Mampu berjalan melewati tracker yang tidak rata, dapat berbelok arah jika dihadapannya terdapat benda atau dinding karena menggunakan sensor jarak atau dikenal juga sebagai SONAR (Sound Navigating and Ranging) yang memancarkan gelombang ultrasonic, yaitu gelombang suara yang mempunyai frekuensi lebih tinggi daripada frekuensi suara yang dapat didengar oleh manusia, kemudian menerima gelombang pantulan dari obyek yang ada di depan. Dengan cara seperti ini sirobot dapat mengetahui keberadaan suatu obyek penghalang dan jaraknya. juga mampu mendeteksi panas menggunakan sensor suhu. Robot ini dikelompokkan juga sebagai robot penyelamat, karena mampu mendeteksi keberadaan api di suatu ruangan yang akan di padamkan menggunakan dua buah kipas yang terdapat di bagian depan. Untuk contoh videonya Klik disini

Robot Line Follower Cerdas

Robot ini bernama robot "AroX", robot ini menggunakan 7 sensor proximity line untuk membaca jalur dan persimpangan yang dilalui oleh robot, menggunakan mikrokontroller Atmel AVR sebagai otak robot pada modul sensor dan board utama serta menggunakan motor DC dengan 400 rpm. Robot dapat beroprasi pada tegangan 5 sampai dengan 12 Volt, memiliki bagian modular sensor, kontroller, dan aktuator yang dapat dirakit dengan cepat dan mudah, bisa diprogram untuk mengikuti garis yang berwarna terang atau gelap pada lantai dengan skala perbedaan warna mulai 0-100%, memilki 0% sampai dengan100% tingkat kecepatan, dan dapat mendeteksi berbagai macam persimpangan. Sensor yang berfungsi sebagai mata robot menggunakan komponen elektronika Photodiode yang dapat membedakan warna gelap dan terang pada permukaan tracer. Untuk mengendalikan robot perintah yang digunakan adalah jenis bahasa C (seperti code/script) dengan menggunakan modul downloader usb yang terhubung pada komputer. Biasanya robot ini dikategorikan maze solving pada perlombaan robot. Contoh Video nya Klik disini